Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Bengkulu, Irsan Setiawan, mengatakan keberadaan rusun di lingkungan RSMY diharapkan mampu memberikan alternatif hunian yang lebih efisien dan terjangkau.
“Rusun ini kami usulkan kepada Kementerian PKP dengan konsep bangunan bertingkat dan menyediakan 60 kamar.
Lokasinya direncanakan di lingkungan RSMY agar ASN maupun tenaga penunjang Pemprov Bengkulu dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan biaya yang jauh lebih hemat dibandingkan harus tinggal di kos atau hotel,” ujar Irsan Setiawan.
Menurutnya, kondisi saat ini menunjukkan banyak tenaga medis dan ASN dari luar Bengkulu terpaksa mengeluarkan biaya besar untuk sewa tempat tinggal yang jaraknya cukup jauh dari lokasi kerja.








