Ia menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 2.499 guru PPPK paruh waktu di Provinsi Bengkulu yang telah masuk dalam skema tersebut.
Sebelumnya, para guru hanya menerima honor berkisar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per bulan, bahkan pembayarannya bergantung pada kemampuan masing-masing sekolah.
“Kini dipastikan setiap guru paruh waktu yang dibutuhkan menerima Rp1 juta. Ini bentuk perhatian dan penghargaan atas dedikasi mereka di dunia pendidikan,” tegasnya.
Disiapkan Insentif Tambahan dan Sertifikasi
Lebih lanjut, Rainer mengungkapkan bahwa kebijakan ini tidak berhenti pada pemberian gaji.








