Menurutnya, kesiapan lokasi tidak hanya menyangkut penataan lapak pedagang, tetapi juga aspek kebersihan, keamanan, dan kenyamanan pengunjung.
Oleh karena itu, seluruh unsur pemerintahan wilayah diminta ikut berperan aktif dalam pengawasan dan pengelolaan pasar takjil.
Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat
Lebih lanjut, Alex menegaskan bahwa kebijakan pemusatan pasar takjil ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Bengkulu dalam mendukung UMKM lokal.
BACA JUGA: Skandal Rp37 Miliar, Tiga ASN Sekretariat DPRD Kepahiang Terancam Dipecat Permanen
Dengan lokasi yang terorganisir, para pedagang diharapkan dapat berjualan dengan lebih optimal dan memiliki peluang meningkatkan pendapatan selama Ramadan.








