BACA JUGA: Danau Dendam Tak Sudah Resmi Masuk Agenda Nasional, Revitalisasi Wisata Dimulai 2026
“Masa tanggap darurat ditetapkan selama 14 hari atau dua minggu. Instansi teknis dari Dinas PUPR Mukomuko sejak kemarin sudah mulai membangun jembatan darurat,” ujar Ruri, dikutip dari Antaranews.com.
Jembatan Putus Akibat Hujan Lebat
Ruri menjelaskan, jembatan yang putus tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Teramang Jaya.
Putusnya jembatan terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir, sehingga debit air sungai meningkat drastis dan merusak struktur jembatan.








