Langkah tersebut diambil menyusul kondisi keamanan di sejumlah wilayah Timur Tengah yang dinilai belum sepenuhnya kondusif.
“Imbauannya sama dengan dari pusat. Karena ini bersifat nasional, maka jamaah umrah di Provinsi Bengkulu juga diimbau untuk menunda keberangkatan,” ujar Intihan, dikutip dari KORANRB.ID.
Gangguan Penerbangan Makin Meluas
Sejalan dengan imbauan tersebut, sejumlah maskapai internasional dilaporkan menangguhkan dan membatalkan penerbangan ke berbagai kota di Timur Tengah.
Per 1 Maret 2026, beberapa maskapai besar menghentikan sementara operasional rute tertentu, baik sebagian maupun seluruhnya.








