Ia menambahkan, tantangan birokrasi saat ini menuntut pejabat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan fisik, stabilitas emosi, dan kepemimpinan yang kuat.
“Kepala OPD dituntut bekerja penuh waktu untuk melayani rakyat. Jadi harus benar-benar siap secara fisik, mental, dan kepemimpinan,” tandasnya.
Dengan perencanaan yang matang dan proses seleksi yang transparan, Pemprov Bengkulu berharap pelantikan pejabat Eselon II pada Januari 2026 dapat melahirkan pemimpin OPD yang profesional, solid, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan.








