Abim disebut sempat terlihat linglung dan berbicara di luar konteks.
“Para saksi melihat korban dalam kondisi seperti linglung. Ia mengira ada es kiko, padahal yang dilihat hanya bungkus bekas pengunjung. Korban bahkan mengatakan ingin pergi ke warung untuk membeli es kiko sebelum akhirnya menghilang,” ungkap IPTU Ibnu Sina.
Saat terakhir terlihat, korban mengenakan baju hitam, celana batik, topi hitam, serta membawa tas carrier berwarna merah.
Setelah menyadari korban tidak ditemukan, rombongan pendaki memutuskan turun kembali ke Pos 1 untuk melaporkan kejadian tersebut.
Pencarian Libatkan Tim Gabungan
Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan Basarnas dan unsur terkait lainnya untuk melakukan pencarian.








