Mereka bersedia mengosongkan area terlarang demi menjaga ketertiban dan kelancaran aktivitas pasar.
“Sebagian besar pedagang sudah tertib. Namun masih ada satu pedagang ayam yang tetap berjualan di lokasi yang dilarang meskipun sudah ditegur sebelumnya,” ujar Sahat, dikutip dari RAKYATBENGKULU.COM.
Meski telah diberi peringatan, pedagang tersebut justru kembali membuka lapak.
Saat petugas hendak melakukan peneguran ulang, yang bersangkutan menghindar dan masuk ke gang sempit di sekitar pasar.
Petugas kemudian mencoba melakukan pendekatan persuasif agar pedagang itu tidak kembali berjualan di lokasi terlarang.






