BENGKULU UTARA, RBMEDIA.ID – Tingkat kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Bengkulu Utara kembali menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Berdasarkan data terbaru Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat, tercatat enam desa hingga kini belum merealisasikan pembayaran PBB-P2 sama sekali atau masih berada di angka nol persen.
Kondisi ini dinilai mengkhawatirkan, mengingat PBB-P2 merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang sangat penting untuk menopang pembiayaan pembangunan serta pelayanan publik di daerah.
BACA JUGA : Harga TBS Sawit Bengkulu Awal 2026 Turun Tipis, Ini Penyebabnya
Enam Desa Masih Nol Persen
Kepala Bapenda Kabupaten Bengkulu Utara, Masrup, mengungkapkan bahwa capaian nol persen pada enam desa tersebut menjadi alarm bagi pemerintah daerah.








