Program ini merupakan arahan langsung Presiden Republik Indonesia.
Prabowo Subianto mendorong swasembada jagung nasional.
Polri mengambil peran melalui pendampingan petani di daerah.
Pendampingan dilakukan sejak tahap awal penanaman.
Polri juga membantu pengawasan dan penguatan produksi.
Langkah ini dinilai efektif meningkatkan hasil panen.
Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, memberikan apresiasi khusus.
Ia menilai Polda Bengkulu berperan aktif di lapangan.
Kontribusi tersebut berdampak langsung bagi petani.
Mian menyebut hampir 20 persen lahan ketahanan pangan Bengkulu mendapat pendampingan.
Angka ini menunjukkan sinergi lintas sektor berjalan baik.
Pemerintah provinsi pun menyiapkan kebijakan pendukung.








