Awalnya, proses jual beli terlihat wajar.
Namun situasi berubah ketika korban menyerahkan dokumen kendaraan berupa BPKB dan STNK.
Di tengah negosiasi, salah satu pelaku tiba-tiba membawa kabur mobil ke arah Bengkulu Selatan, sementara rekannya tetap berada di lokasi.
Korban Curiga Transfer Tak Masuk
Kecurigaan muncul ketika pelaku mengklaim telah mentransfer uang sebesar Rp33 juta.
Namun, dana tersebut tidak kunjung masuk ke rekening korban.
“Pelaku bilang sudah transfer Rp33 juta, tapi uangnya belum masuk ke rekening korban,” ujar Depi, adik korban, dikutip dari BEKENTV.
Menyadari adanya indikasi penipuan transfer fiktif, keluarga korban segera meminta bantuan warga sekitar.








