“Tahun ini pasar murah di 15 kecamatan se-Kabupaten Kaur pasti kembali dilaksanakan. Ini sesuai dengan arahan langsung Bupati Kaur, meskipun kondisi anggaran harus diefisienkan,” ujar Erni, dikutip dari KORANRB.ID.
Respons Positif Warga Jadi Alasan Program Dilanjutkan
Menurut Erni, keputusan mempertahankan pasar murah tidak terlepas dari tingginya manfaat yang dirasakan masyarakat pada pelaksanaan tahun sebelumnya.
Pada Ramadan 2025 lalu, pasar murah terbukti mampu membantu warga memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Terlebih lagi, lonjakan harga bahan pangan kerap terjadi menjelang dan selama Ramadan.








