Para fuqaha sepakat pada satu hal penting. Jika suatu daerah tidak memiliki mustahik, zakat boleh dialihkan ke daerah lain. Namun, perbedaan muncul ketika mustahik masih tersedia.
Mazhab Hanafi memandang mengalihkan zakat hukumnya makruh. Namun, ada pengecualian penting. Zakat boleh dialihkan jika diberikan kepada kerabat yang membutuhkan. Tujuannya untuk menjaga silaturahim. Pengalihan juga dibolehkan jika daerah lain lebih membutuhkan.
Mazhab Syafi’i memiliki pandangan lebih tegas. Zakat wajib dibagikan di daerah asal harta. Pengalihan hanya boleh jika tidak ada mustahik sama sekali. Dalilnya adalah hadits Mu’adz bin Jabal.








