Ia juga menegaskan bahwa sejarah memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat.
“Cerita atau sejarah adalah bagian yang sangat penting, karena dari situlah kita dapat melakukan refleksi, literasi, dan edukasi,” imbuhnya.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Bupati Bengkulu Tengah Rahmat Riyanto, serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VII Iskandar Mulia Siregar.
Dalam kesempatan yang sama, Herwan Antoni menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian warisan budaya.








