“Ada kenaikan sekitar enam orang dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan jumlah CPMI ini justru berbanding terbalik dengan angka pencari kerja lokal yang menurun di tahun 2025,” ujar Yuliswan dikutip dari Harianbengkuluekspress.id.
Menurutnya, meskipun peningkatannya terlihat kecil secara jumlah, namun secara persentase hal ini cukup signifikan bagi daerah dengan skala penduduk seperti Kabupaten Kaur.
Fenomena tersebut menjadi indikator adanya dinamika baru dalam preferensi dunia kerja masyarakat.
“Banyak masyarakat tertarik bekerja ke luar negeri karena gaji yang lebih besar, sementara lowongan kerja lokal saat ini relatif sepi,” tambahnya.






