Bagian dapur dan satu kamar amblas ke jurang akibat longsor yang terjadi beberapa hari lalu.
“Kami sangat berharap ada penanganan serius dari pemerintah. Kalau harus mengatasi sendiri, kami jelas tidak mampu,” kata Dwi.
Ia menjelaskan, kedalaman jurang di lokasi longsor mencapai lebih dari 20 meter.
Kondisi tersebut membuat penanganan secara swadaya hampir mustahil dilakukan oleh warga.
“Jurangnya sangat dalam, lebih dari 20 meter. Biayanya pasti sangat besar kalau harus dibangun sendiri,” ungkapnya.
Pasca kejadian, sejumlah pihak telah meninjau lokasi longsor, termasuk Kapolres Rejang Lebong.
Warga berharap hasil peninjauan tersebut segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret, seperti pembangunan bronjong atau penguatan tebing, guna mencegah longsor susulan yang berpotensi lebih parah dan mengancam keselamatan warga serta infrastruktur vital di sekitarnya.








