Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat dari layanan kesehatan, terutama bagi mereka yang membutuhkan penanganan segera.
“Kami juga melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah warga jika ada laporan atau informasi terkait warga yang sakit namun belum mendapatkan penanganan medis. Dengan begitu, penanganan bisa segera diberikan,” jelas Asep.
Ia menambahkan, pola jemput bola ini diharapkan mampu mempercepat respons pelayanan kesehatan, sekaligus meminimalisir risiko kondisi pasien memburuk akibat keterlambatan penanganan.
Melalui kesiapsiagaan ini, Dinkes Rejang Lebong berharap masyarakat dapat merayakan libur Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman.








