BACA JUGA: Bupati Bengkulu Tengah Pastikan Mutasi Eselon II Segera Digelar, 8 Jabatan Masih Kosong
Menurut Wendra, kebutuhan akan layanan jantung di wilayah Rejang Lebong cukup tinggi, seiring dengan meningkatnya kasus penyakit kardiovaskular di tengah masyarakat.
“Kehadiran dokter spesialis jantung dan pembuluh darah sangat dibutuhkan. Namun penambahan tenaga medis ini akan kami lakukan secara bertahap, menyesuaikan kemampuan daerah dan kebutuhan layanan,” terangnya.
Di sisi lain, RSUD Rejang Lebong juga telah menunjukkan komitmen dalam meningkatkan standar pelayanan fasilitas kesehatan.
Sejak September 2025, rumah sakit ini telah menerapkan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).








