“Konkerprov ini menjadi momentum konsolidasi organisasi. Kita ingin program kerja di semua tingkatan berjalan searah,” ujar Idiarman.
Menurutnya, kekompakan pengurus menjadi kunci utama. Tanpa konsolidasi yang kuat, program sulit berjalan efektif.
Ketua PGRI Provinsi Bengkulu, Haryadi, menegaskan pentingnya soliditas dan profesionalisme.
Ia menyebut tantangan dunia pendidikan semakin kompleks. Karena itu, PGRI harus adaptif dan responsif.
“Konkerprov bukan sekadar agenda rutin. Ini langkah strategis untuk memperjuangkan kesejahteraan guru dan meningkatkan mutu pendidikan di Bengkulu,” tegas Haryadi.








