Informasi tersebut kemudian diteruskan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD), sehingga nama Alfian dicoret dari daftar peserta pelantikan.
BACA JUGA : Skema 3 Hari Kerja ASN Bengkulu Mulai Diterapkan, Ini Penjelasan Gubernur
Bahkan, undangan pelantikan digital yang sebelumnya sudah diterima mendadak hilang pada pagi hari pelantikan.
“Undangannya sudah ada, akun operator kepegawaian juga sudah aktif. Tapi pagi harinya hilang. Artinya, nama saya sudah dicabut,” ungkap Alfian.
Menuntut Kejelasan dan Konsistensi Aturan
Alfian berharap Pemerintah Provinsi Bengkulu memberikan penjelasan terbuka dan bersikap adil.








