Penyidik memeriksa beberapa ruangan secara detail. Fokus pemeriksaan tertuju pada dokumen dan barang yang diduga berkaitan dengan perkara.
Untuk menjamin keamanan, aparat TNI Angkatan Darat turut melakukan pengamanan.
Personel TNI dilengkapi senjata lengkap selama proses penggeledahan berlangsung.
Kehadiran aparat bersenjata menarik perhatian warga sekitar.
Sejumlah warga tampak menyaksikan langsung jalannya proses hukum tersebut.
Kepala Seksi Penyidikan Kejati Bengkulu, Pola Martua Siregar, membenarkan penggeledahan itu.
Ia menegaskan langkah tersebut bagian dari strategi penyidikan.
“Benar, hari ini penyidik melakukan penggeledahan di rumah tersangka Fadillah Marik,” ujar Pola Martua Siregar kepada RBMEDIA.ID. Pernyataan itu disampaikan Kamis, 15 Januari 2026, sebagaimana dilansir KORANRB.ID.








