Ia harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit dengan jahitan di bagian wajah.
“Saya dirawat di rumah sakit, dapat tujuh jahitan di alis dan bawah mata. Mata dan tangan kiri lebam, sementara adik saya hanya mengalami luka lecet,” ujar Mahdalena, dikutip dari RAKYATBENGKULU.COM.
Selain luka fisik, Mahdalena mengaku masih merasakan trauma akibat kejadian tersebut.
Menurutnya, sikap pengemudi mobil yang melarikan diri tanpa tanggung jawab membuat dirinya dan keluarga merasa sangat dirugikan.
Tak lama setelah peristiwa itu viral, keluarga terduga pelaku sempat mendatangi kediaman korban.
Namun, Mahdalena menilai pertemuan tersebut tidak menunjukkan itikad baik yang jelas.








