Namun, absennya salah satu siswi yang diduga terlibat membuat keluarga kecewa dan merasa tidak dihargai.
“Setelah kejadian itu kami sudah lapor polisi dan polisi juga sudah olah TKP. Sebelumnya kami ke sekolah untuk mencari jalan tengah, tetapi salah satu pelaku justru tidak hadir,” ujar MY, dikutip dari KORANRB.ID.
Ia menegaskan, laporan polisi menjadi langkah terakhir demi keadilan dan keselamatan psikologis anaknya.
Korban Trauma, Polisi Mulai Lakukan Pendalaman
Insiden dugaan kekerasan ini terjadi di lingkungan sekolah saat pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG).








