Aparat keamanan bersama Satpol PP dan unsur pemerintah daerah turut hadir mengawal jalannya aksi agar situasi tetap kondusif.
Keresahan Warga Memuncak
Kepala Desa Pagar Dewa, Rusman Mahidi, menegaskan bahwa aksi tersebut murni lahir dari keresahan warga yang telah lama memendam ketidaknyamanan.
Menurutnya, sejak awal masyarakat hanya menyetujui aktivitas kuliner di kawasan tersebut, bukan hiburan malam yang berpotensi menimbulkan dampak sosial.
“Katanya mau jualan kuliner, tapi kenyataannya ada karaoke sampai jam malam, ada PL dan sebagainya,” ujar Rusman, dikutip dari Harianbengkuluekspress.id.








