“Hal ini adalah upaya kita untuk mencegah terjadinya kenaikan harga yang terlalu tinggi saat kebutuhan masyarakat meningkat menjelang Ramadan nanti,” ujarnya, dikutip dari KORANRB.ID.
Dalam pasar murah tersebut, Pemkab Bengkulu Utara bekerja sama dengan Bulog untuk menyediakan beras.
Selain itu, tersedia juga cabai, telur, minyak goreng, dan bawang yang dijual lebih murah dibanding harga pasar.
Menurut Bari, bahan pokok yang dijual merupakan komoditas harian yang pasti dibutuhkan masyarakat.
Dengan demikian, intervensi ini diharapkan mampu mengurangi tekanan permintaan di pasar umum dan membantu menjaga stabilitas harga.








