Namun dari sejumlah dokumen adat, terdapat gambaran bahwa Sutan Inayat Syah berperan menjaga keseimbangan politik di Mukomuko.
Faktor minimnya catatan kolonial antara lain:
Mukomuko dianggap wilayah frontier yang jauh dari pusat administrasi Inggris.
Struktur adat setempat berjalan mandiri tanpa banyak intervensi.
Inggris hanya mencatat tokoh lokal yang terlibat langsung dalam perdagangan.
Karena itu, warisan Sutan Inayat Syah lebih banyak bertahan melalui ingatan adat, bukan arsip tertulis kolonial.
Perut Maharajo nan Gedang: Kunci Memahami Garis Keturunan
Ketika menelusuri silsilah adat di Mukomuko, nama Perut Maharajo nan Gedang menjadi titik penting.








