Pemerintah daerah, kata dia, ingin memastikan setiap pejabat yang menempati posisi strategis memiliki kemampuan, pengalaman, dan kecocokan dengan kebutuhan organisasi.
“Rotasi eselon II kita lakukan terlebih dahulu di awal tahun, tepatnya Januari. Ini bagian dari upaya penataan birokrasi agar lebih efektif dan profesional,” ujar Deddy, dikutip dari KORANRB.ID.
Menurutnya, rotasi jabatan bukan sekadar pergantian posisi, melainkan bagian dari evaluasi kinerja.
Dengan menempatkan pejabat sesuai kompetensinya, diharapkan pelaksanaan program OPD dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.
Kepala OPD Diminta Langsung Tancap Gas
Lebih lanjut, Deddy menegaskan bahwa setelah pelantikan pejabat eselon II, masing-masing kepala OPD diminta langsung bekerja tanpa menunda waktu.








