Namun demikian, Disdikbud melakukan penyesuaian dengan mengurangi durasi setiap mata pelajaran selama 10 menit.
Langkah ini diambil agar siswa tetap dapat mengikuti pelajaran secara optimal meski menjalankan ibadah puasa.
Memasuki minggu ketiga Ramadan, sekolah akan memfokuskan kegiatan pada pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS).
Setelah itu, siswa diarahkan mengikuti berbagai aktivitas keagamaan seperti tadarus Al-Qur’an, pesantren kilat, kajian keislaman, serta pembinaan karakter.
Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko, Randi Pratama, menegaskan bahwa Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai religius di lingkungan sekolah.








