Ia mengungkapkan, selama ini pasokan komoditas tersebut masih bergantung pada provinsi lain.
Karena itu, penguatan produksi lokal diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dari hulu ke hilir.
“Dari MBG ini, perekonomian akan bergerak dari masyarakat dan kembali ke masyarakat,” tambahnya.
Di sisi lain, Kepala OJK Bengkulu, Ayu Laksmi Syntia Dewi, menegaskan kesiapan industri jasa keuangan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“OJK mengajak seluruh pelaku industri jasa keuangan untuk terus meningkatkan ketangguhan dan memberikan layanan yang inklusif serta berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.








