Sejak pagi hari, umat telah memadati area vihara untuk menyalakan pelita dan memanjatkan doa.
Suasana berlangsung tertib dan tenang tanpa kemeriahan hiburan.
Panitia memusatkan rangkaian kegiatan pada ibadah inti, sehingga makna spiritual pergantian tahun benar-benar terasa.
Keputusan untuk tidak menghadirkan barongsai pun menjadi bagian dari upaya meneguhkan nilai kesederhanaan dalam perayaan tahun ini.
Makna Tahun Kuda Emas dan Fokus Spiritualitas
Sekretariat Vihara Buddhayana Bengkulu, Putu Vira Diokta Ardani, menjelaskan bahwa tema nasional Imlek tahun ini mengangkat simbol Tahun Kuda Emas yang melambangkan ketegasan dan kecepatan dalam melangkah.






