Dalam sambutannya, Khairil Anwar mengapresiasi konsistensi sekolah.
Ia menilai ICC menjadi ruang tumbuh kreativitas generasi muda.
“Nada klasik melambangkan suara masa lalu yang penuh perjuangan, kesederhanaan, serta kehangatan budaya yang terus hidup lintas generasi,” ujar Khairil.
Tema “Menjejak Nada Klasik Menggema Sepanjang Zaman” menjadi sorotan utama.
Tema ini sarat pesan sejarah dan kebangsaan.
Selain itu, tema tersebut mendorong pelajar menjaga nilai budaya.
Menurut Khairil, generasi muda harus memahami akar sejarah bangsa.
Karena itu, ICC 12.0 SMA IT Iqra Bengkulu menghadirkan semangat retro dan visual vintage.





