Sementara itu, harga terendah masih bertahan di level Rp2.860 per kilogram.
Penurunan ini menjadi perhatian petani, mengingat harga sawit sangat berpengaruh terhadap pendapatan harian mereka.
Fluktuasi Harga Dipengaruhi Pasar Global
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mastaman, menjelaskan bahwa perubahan harga TBS sawit tidak dapat dilepaskan dari dinamika pasar global.
Menurutnya, fluktuasi harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di pasar internasional turut memengaruhi harga jual TBS di tingkat pabrik.
“Beberapa hari lalu harga TBS sawit ini sempat naik hingga Rp3.005 per kilogram, namun hari ini kembali terkoreksi. Untuk periode kali ini, harga tertinggi Rp2.970 dan terendah Rp2.860 per kilogram,” ujar Hari Mastaman, dikutip dari RAKYATBENGKULU.COM.








