BENGKULU SELATAN, RBMEDIA.ID – Alih fungsi hutan lindung di Kabupaten Bengkulu Selatan kian mengkhawatirkan.
Berdasarkan data Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Bengkulu Selatan, tercatat seluas 2.988 hektare hutan lindung telah berubah menjadi kebun kelapa sawit.
Kondisi ini tidak hanya mengancam kelestarian lingkungan, tetapi juga berpotensi memicu bencana ekologis seperti banjir, longsor, dan kerusakan daerah aliran sungai (DAS).
Menghadapi situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan menegaskan tidak akan tinggal diam.








