Pemerintah Provinsi Bengkulu juga memastikan pembiayaan untuk tindakan medis berat dengan biaya tinggi, termasuk pemasangan ring jantung maupun operasi besar lainnya yang dapat mencapai ratusan juta rupiah.
Helmi menekankan bahwa keselamatan rakyat menjadi prioritas utama di atas persoalan administratif.
Ia memastikan rumah sakit tidak boleh menolak pasien hanya karena status kepesertaan BPJS bermasalah, selama pasien tersebut benar-benar tidak mampu.
Melalui kebijakan ini, Pemprov Bengkulu menunjukkan keberpihakan terhadap masyarakat kecil di tengah dinamika kebijakan nasional.
Pemerintah daerah berkomitmen menjaga akses kesehatan tetap terbuka, sehingga tidak ada warga Bengkulu yang tertunda penanganan medisnya akibat kendala administratif.








