PPL diharapkan mampu menjadi penghubung efektif antara pemerintah dan petani dalam menerapkan teknologi pertanian, pola tanam, serta perawatan yang tepat.
Saat ini, rata-rata hasil panen padi petani Bengkulu Selatan berkisar sekitar 6 ton per hektare.
Namun, melalui program percontohan dengan penggunaan bibit unggul dan manajemen budidaya yang baik, hasil panen terbukti meningkat hingga 8–9 ton per hektare.
“Artinya, jika bibitnya berkualitas dan didukung pola tanam serta perawatan yang tepat, produksi petani bisa meningkat secara signifikan,” jelas Binagransyah.
Dengan sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan petani, Pemkab Bengkulu Selatan optimistis target panen padi tiga kali setahun dapat tercapai dan menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.








