Langkah ini dinilai penting guna mengetahui kondisi riil di lapangan, termasuk kendala yang dihadapi petani.
“Cari fakta ke lapangan dan carikan solusi agar petani benar-benar bisa panen padi tiga kali dalam setahun,” imbuh Rifai.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, Binagransyah, SP, MM, menjelaskan bahwa luas lahan sawah di wilayahnya mencapai sekitar 7.630 hektare yang tersebar di beberapa kecamatan.
Selama ini, sebagian besar petani masih menerapkan pola tanam dua kali setahun, sehingga potensi lahan belum dimanfaatkan secara optimal.
Menurutnya, upaya meningkatkan frekuensi panen tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada petani.








