Berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden dipicu persoalan ketersinggungan pribadi yang berujung emosi tak terkendali.
Dipicu Ketersinggungan Pribadi
Kapolres Rejang Lebong, Florentus Situngkir melalui Kapolsek Kota Padang, Amat Azhara, menjelaskan bahwa motif penganiayaan bermula dari ucapan pelaku yang menyinggung orang tua korban.
“Modus operandi hanya gara-gara korban tersinggung dengan pelaku, di mana pelaku sempat menceritakan hal buruk tentang orang tua korban,” ujar Azhara, dikutip dari KORANRB.ID.
Cekcok pun tak terhindarkan.
Dalam pertikaian tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian pundak belakang serta luka sayat di paha belakang dan kepala.








