BACA JUGA: Alur Pulau Baai Target Kedalaman Minus 12 Meter, Bengkulu Minta Pengerukan Berkelanjutan
Menurutnya, pengawasan ketat ini tidak hanya melibatkan unsur internal, tetapi juga pihak eksternal untuk menjamin transparansi hasil.
Hal ini penting untuk memastikan tidak ada celah bagi penyalahgunaan wewenang.
“Pemeriksaan urine tersebut akan melibatkan fungsi pengawas, baik internal maupun eksternal kepolisian, dari level Mabes Polri sampai polda dan jajaran untuk menjaga Integritas,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa narkoba merupakan ancaman nyata bagi stabilitas negara.
Oleh karena itu, penindakan harus dimulai dari dalam institusi Polri sendiri agar memiliki legitimasi moral yang kuat dalam memberantas peredaran gelap narkotika di masyarakat.








