“Begitu sampai di lantai dua, RO langsung menarik kerah baju saya dan menampar pipi kanan saya,” ungkap MR.
MR mengaku tidak memahami secara pasti alasan dirinya diperlakukan demikian.
Namun demikian, ia menduga insiden tersebut berkaitan dengan persoalan lama yang sebelumnya telah dianggap selesai, tetapi kembali mencuat akibat adanya pihak yang memprovokasi.
“Masalahnya sepele dan sudah lama, tapi mungkin ada yang memanaskan sehingga kejadian ini terjadi,” katanya.
BACA JUGA : Pemkab Lebong Pastikan DPA OPD Rampung Pekan Ini, Segera Didistribusikan
Saksi Mata dan Langkah Hukum Korban
Keterangan MR turut diperkuat oleh saksi mata, Tarik Golpami, yang merupakan sopir Bupati Bengkulu Selatan.








