Sebagian ulama menyatakan sunnah sepanjang tahun. Sebagian lain membatasinya pada pertengahan akhir Ramadhan. Bahkan ada yang tidak menganjurkannya sama sekali.
Meski berbeda, para ulama sepakat bahwa Qunut bukan perkara wajib. Ini masalah sunnah. Karena itu, agama memberi kelonggaran.
Doa Qunut Ramadhan yang paling populer adalah riwayat dari Hasan bin Ali. Nabi mengajarkan doa tersebut secara langsung. Para ulama menilai riwayat ini hasan dan kuat.
Imam an-Nawawi bahkan menganjurkan menggabungkan beberapa riwayat doa. Jika tidak mampu, cukup membaca satu versi yang masyhur.
Jadi, Doa Qunut Ramadhan bukan sumber perpecahan. Perbedaan ini sederhana dan memiliki dasar ilmiah yang kuat.






