Selain dampak lingkungan, Denni juga menyoroti ketimpangan manfaat ekonomi dari perkebunan sawit skala besar.
Ia menilai keuntungan sawit cenderung hanya dinikmati perusahaan atau pemodal, sementara masyarakat lokal justru menanggung risiko jangka panjang.
Menutup pernyataannya, Denni menegaskan komitmen Pemprov Bengkulu untuk berdiri bersama masyarakat Enggano.
“Kita mendukung masyarakat Enggano untuk tidak menerima apabila di Pulau Enggano ada penanaman sawit secara besar-besaran,” pungkasnya.
Page 5 of 5








