Helmi menyebut, pengalaman Herwan Antoni di pemerintahan menjadi pertimbangan utama.
“Kalau kita melihat dari track record, rekam jejak, sudah mumpuni. Artinya sudah pernah menjadi kepala OPD di tingkat dua, di provinsi, dan sudah satu tahun kurang lebih menjabat sebagai Pj Sekda,” jelasnya.
Ia juga menilai kinerja pemerintahan selama Herwan menjabat Pj Sekda menunjukkan perbaikan, terutama dalam pengelolaan anggaran daerah.
“Dalam satu tahun itu kita bisa melihat bagaimana progres kerja pemerintah jauh lebih baik. Dari sisi penyusunan anggaran, dari sisi pelaksanaan APBD, kita bisa melihat secara bersama-sama bagaimana perubahan ke arah yang lebih baik itu sudah bisa dirasakan,” tegasnya.








