“Dengan dana yang ada, pasar murah hanya bisa dilakukan satu hari. Meski begitu, kami berharap kegiatan ini tetap memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Gusran, dikutip dari KORANRB.ID.
Meski terbatas, Pemkab Lebong menargetkan kegiatan ini tepat sasaran.
Oleh karena itu, Disperindagkop UMKM masih melakukan kajian wilayah untuk menentukan lokasi yang paling membutuhkan intervensi harga akibat kenaikan bahan pokok.
“Kami fokus pada wilayah yang kenaikan harga bahan pokoknya cukup signifikan agar pasar murah ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” tambahnya.
Disesuaikan dengan Safari Ramadan, Komoditas Pokok Disiapkan
Agar pelaksanaannya lebih efektif, waktu pasar murah akan diselaraskan dengan agenda Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemkab Lebong.








