Lakatan mendapat Rp323.255.000. Buga menerima Rp322.520.000.
Puluhan desa lain berada pada kisaran Rp250 juta hingga Rp320 juta.
Bahkan Marisa menerima Rp211.580.000. Nilai ini menjadi yang terendah tahun ini.
Dana Desa Tolitoli 2026 membuka peluang besar bagi desa untuk bergerak cepat.
Pemerintah desa harus fokus pada infrastruktur, ketahanan pangan, dan ekonomi warga.
Selain itu, aparatur desa wajib mengelola anggaran secara transparan.
Partisipasi masyarakat juga sangat penting.
Dengan pengelolaan tepat, Dana Desa Tolitoli 2026 bisa mempercepat pemerataan pembangunan.
Warga kini menanti realisasi program yang benar-benar menyentuh kebutuhan mereka.








