Kemudian Desa Gembuk memperoleh Rp362.680.000. Desa Pagerlor menerima Rp361.097.000. Desa Bangunsari juga memperoleh Rp358.271.000.
Perbedaan nilai dana desa biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di antaranya jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, luas wilayah, hingga tingkat kesulitan geografis.
Di sisi lain, sejumlah desa menerima dana di kisaran Rp300 juta hingga Rp340 juta. Contohnya Desa Sedayu Rp341.586.000 dan Desa Sukodono Rp341.494.000.
Kemudian Desa Pagerkidul mendapatkan Rp340.914.000. Desa Tinatar menerima Rp335.155.000. Sementara Desa Kalak memperoleh Rp331.196.000.
Adapun desa dengan alokasi lebih rendah juga tetap mendapatkan dukungan anggaran. Misalnya Desa Arjosari Rp253.514.000 dan Desa Gegeran Rp252.323.000.








