Tak hanya desa besar, desa lain juga mendapat alokasi signifikan. Desa Taore menerima Rp314.898.000. Desa Awiu memperoleh Rp314.023.000. Desa Tawanga mendapat Rp311.860.000.
Selanjutnya, Desa Wundubite menerima Rp310.708.000. Desa Tongauna memperoleh Rp305.792.000. Desa Bou mendapat Rp305.776.000.
Menariknya, alokasi terendah tahun ini berada di Desa Pole Maju Jaya. Desa tersebut menerima Rp218.322.000. Meski begitu, dana itu tetap mendukung pembangunan desa.
Dana Desa Kolaka Timur 2026 diharapkan mendorong pembangunan infrastruktur. Selain itu, dana ini juga memperkuat ekonomi masyarakat desa.
Pemerintah desa perlu mengelola anggaran secara transparan. Masyarakat juga harus ikut mengawasi penggunaan dana tersebut.








