Dalam laporan kronologis, Fadli mengungkapkan bahwa pada pukul 07.46 WITA tim gabungan menemukan serpihan awal berupa bagian jendela pesawat.
Selang beberapa menit kemudian, bagian badan pesawat berukuran besar ditemukan dalam kondisi terbuka di bagian atas.
Selanjutnya, bagian ekor pesawat juga terdeteksi di sisi selatan lereng bawah Gunung Bulusaraung.
Menindaklanjuti temuan tersebut, tim SAR Unit Rescue (SRU) bergerak cepat memperluas area pencarian.
BACA JUGA : 38 Kendaraan Dinas Kepahiang Masuk Daftar Lelang 2026
Bahkan, pemantauan udara menggunakan helikopter Caracal TNI Angkatan Udara turut membantu mengidentifikasi serpihan besar lainnya.








