Selain evaluasi layanan, Mian juga menyinggung apresiasi bagi warga taat pajak.
Ia mengungkapkan, pada 2025 lalu Pemprov Bengkulu telah memberikan reward. Langkah itu dinilai efektif meningkatkan kesadaran pajak.
“Tahun lalu kita sudah memberikan reward. Itu bentuk keseriusan pemerintah dalam meningkatkan pelayanan,” kata Mian.
Ia membuka peluang pemberian reward serupa pada tahun ini.
Namun, keputusan tersebut tetap melalui koordinasi dengan Gubernur Bengkulu. Kenaikan PAD menjadi faktor utama.
“Kalau PAD meningkat, tentu ada reward. Bentuknya bisa bermacam-macam,” jelasnya.
Menurut Mian, reward bisa berupa hadiah umrah atau bentuk penghargaan lainnya.








