Namun pada praktiknya, sekitar 25 persen ASN masih tetap masuk kantor dan bekerja di ruangan masing-masing, sehingga penghematan belum terasa signifikan.
“Kondisi ini membuat efisiensi tidak maksimal. Karena itu muncul usulan agar WFA diterapkan secara penuh, sehingga benar-benar tidak ada aktivitas perkantoran pada hari tertentu,” jelasnya.
BACA JUGA : Nongkrong dan Main Gaple Saat Jam Pelajaran, 14 Siswa Terjaring Razia Satpol PP Bengkulu
WFA Bukan Libur, Disiplin ASN Tetap Diawasi
Meski wacana WFA penuh mulai menguat, Pemprov Bengkulu menegaskan bahwa kebijakan ini tidak boleh dimaknai sebagai hari libur terselubung.








