KEPAHIANG, RBMEDIA.ID – Di tengah kondisi keuangan daerah yang masih menghadapi tekanan berat hingga menyebabkan sejumlah kegiatan Tahun Anggaran 2025 gagal bayar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang justru berencana merekrut tenaga kerja baru.
Meski tidak lagi menggunakan istilah honorer, kebijakan ini tetap menuai sorotan karena pendanaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Rencana tersebut terungkap usai rapat penataan pengadaan pegawai non-ASN di lingkungan Pemkab Kepahiang yang digelar Selasa, 13 Januari 2025.
BACA JUGA: Baru Satu Pejabat Dilantik Definitif, 17 Jabatan Kepala OPD Pemprov Bengkulu Masih Kosong








